Siklus hidup tumbuhan lumut (Bryophyta)

2 min read

Siklus hidup tumbuhan lumut (Bryophyta)
Siklus hidup tumbuhan lumut (Bryophyta)

Siklus hidup tumbuhan lumut (Bryophyta) – Apakah siklus hidup yang terjadi di rawa-rawa? Kami menemukan tanaman lumut di beberapa tempat. Umumnya rawa seperti tempat basah. tetapi, lumut juga bisa hidup di daerah sungai, gurun dan lumpur. Ini sering ditemukan di pohon, tebing dan juga di lantai hutan. Lumut halus yang kehijauan menyebar di hutan yang sudah dilindungi pohon pohon tinggi dan juga sungai.

Flora mudah dilihat karena muncul setiap hari. Daun dan juga bunga yang berwarna warni yang menunjukkan warna dan juga pemandangannya yang menarik perhatian kita semua. Tumbuhan merupakan sekelompok makhluk hidup yang bisa makan sendiri sebab mereka memiliki sayuran berdaun hijau (klorofil), yang disusun di dalam organel khusus, yaitu kloroplas.

Kehadiran kloroplas memungkinkan tanaman untuk mensintesis makanan mereka dari zat anorganik melalui fotosintesis. Dengan kata lain, tanaman diklasifikasikan sebagai tanaman autotrofik.

Fitur lain yang membedakan dunia tanaman dari organisme lain yaitu adalah bahwa tanaman mempunyai struktur dinding sel yang kaku yang terbuat dari senyawa selulosa. Kehadirannya tanaman ini dengan strukturnya dinding sel umumnya tidak mempunyai kemampuan untuk bergerak bebas sebab hanya kelompok fauna.

Kelompok tanaman inang yang ada di bumi sangat beragam pada saat ini dan juga digunakan untuk kepentingan umat manusia, baik secara langsung sebagai makanan, pakaian dan juga akomodasi serta untuk keperluan industri yang lain lainnya.

Pergiliran keturunan tumbuhan Lumut (Bryophyta)

Siklus hidup tumbuhan lumut (Bryophyta).

Di rawa atau bryophyte, ada jatuhnya antara langkah langkah yang menghasilkan gametophytes dan gametophytes, yang disebut gametophytes, dan langkah langkah yang menghasilkan spora (sporophytes). Gametofit yaitu merupakan bentuk tubuh haploid namun sporofit bipolar (pasangan kromosom).

Proses rotasi ini disebut metagenesis. Kedua fase ini terjadi secara bergantian. Ketika spora matang, mereka akan keluar dari kotak lagu dan juga tertiup angin. Ketika spora jatuh pada tempat yang lembab, mereka akan tumbuh menjadi benang hijau tipis, protonema. Selain itu, utas ini juga tumbuh di tanaman lumut seperti yang kita lihat setiap hari.

Tumbuhan lumut yang dewasa menghasilkan sel germinal jantan (sperma) yang terbentuk dalam struktur khusus, yaitu antheridia, dan juga telur yang terbentuk di saluran genital wanita. Pada beberapa jenis kepala sari dan juga archeonium, lumut ditemukan pada tempat tanaman atau di rumah tunggal (Homotalus). Secara umumnya, genitalia jantan dan juga betina dibuat menggunakan beberapa sapi jantan yang juga disebut hetero. Seperti di dalam kehidupan Marchantias, alat kelamin pria dan juga wanita dipisahkan menjadi beberapa batang. Sperma diproduksi oleh Antheridium berenang dan juga melakukannya dengan gelembung air dalam telur. Hasil kombinasi sperma dan juga sel telur kemudian membentuk zigot dan kemudian berkembang menjadi embrio.

Zigot terbentuk tumbuh menjadi sporogoni, tanaman yang berbentuk batang baru dan kotak alur mirip kapsul di ujungnya. Bagian tanaman baru dari zigot itu disebut dengan sporofit, yang di dalam masa hidupnya termasuk gametofit.

Lumut adalah tanaman yang di dalam siklus hidupnya melewati proses metegenesis (rotasi keturunan), yaitu H. Fase generatif dan juga fase vegetatif. Fase generatif lumut menghasilkan gamet (gametofit), dan sedangkan fase vegetatif menghasilkan spora (sporofit). Generasi gametofit mempunyai umur yang lebih panjang dari pada generasi sporofit.

Lumut termasuk tanaman yang dimasukkan dalam kelompok Bryophyta. Dalam bahasa Yunani, Bryophyta didefinisikan sebagai “tanaman lumut”. Ada sekitar 25.000 jenis jenis kelompok Bryophyta. Lumut merupakan tanaman yang mempunyai organ yang lengkap, yaitu. daun, batang dan juga akar di dalam bentuk rimpang dan serangkaian sel parenkim yang tidak mempunyai transporter. Fungsi rizoid pada lumut yaitu merupakan untuk mengikat otot ke substrat dan juga untuk mengangkut nutrisi atau air dari tanah ke seluruh tubuh lumut. Lumut termasuk tanaman yang tumbuhnya tidak tumbuh membesar namun cara tumbuh dengan cara meregangkan dimana titik pertumbuhannya berada pada ujung batang.

Daur Hidup Lumut

Seperti yang sudah disebutkan, rawa (Bryophita) melewati dua fase di dalam siklus hidupnya, yaitu fase gametofit dan juga fase sporofit. Fase gametofit yaitu merupakan tanaman berlumut yang sering kita lihat setiap harinya. Gametofita yaitu merupakan lumut yang dapat menghasilkan gamet (sel germinal). Fase sporofit sekarang yang sudah menjadi tanaman lumut yang terjadi di dalam keadaan di mana spora yang diproduksi. Fase gametofit dari siklus hidup lumut lebih dominan dari pada fase sporofit.

Klasifikasi

Lumut daun / Musci 
Lumut daun berlimpah pada tempat tempat lembab dan juga tempat yang memiliki struktur rotasi, yang disebut juga dengan rizoid dan juga struktur daun. Siklus hidup lumut berubah antara generasi baploid dan juga bipolar. Sporofit biasanya lebih kecil, berumur pendek dan juga berkembang dengan baik pada bagian sel sel benih. Contoh lumut ini meliputi: Polytricum juniperinum, Pogonatum cirratum, Furaria, Aerobrysis longissima dan juga Mosmos Sphagnum.

Demikian lah teman teman semuanya pembahasan kami tentang Siklus hidup tumbuhan lumut (Bryophyta) semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kalian semuanya terima kasih.

Baca Juga Lainnya:

Peta Buta Dunia

Guru Dona
2 min read