Pengertian dan Fungsi Putik

2 min read

Pengertian dan Fungsi Putik Pada Bunga
Pengertian dan Fungsi Putik Pada Bunga

Pengertian dan Fungsi Putik Pada Bunga – Bunga yaitu merupakan alat pembiakan generatif untuk tanaman benih yang tertutup. Bunga biasanya disebut dengan tunas yang telah diubah. Jadi mengapa mereka dipanggil seperti tersebut? Sebab Bisa menunjukkan beberapa perubahan di dalam konfigurasi tampilan. Salah satu bunganya yaitu adalah. Fungsi putik pada bunga adalah sebagai berikut.

fungsi putik

Bunga adalah cabang dengan sumbu pendek dan juga beberapa daunnya yang jangkar bentuk karakteristiknya sesuai dengan fungsinya.
Bunga juga mempunyai beragam bagian yang berbeda beda, masing masing dengan fungsinya tersendiri. Tidak terbatas pada ini, bagian bagian menarik dibagi menjadi beberapa kelompok.

Struktur Putik

Setiap prangko yang terdiri dari salah satu atau beberapa struktur seperti daun dan karpel, yang masing masing menutupi satu ataupun lebih telur. Daun buah hanyalah daun megaporophilic dan modifikasi biji. Oleh sebab itu penyedot bisa terdiri dari karpel (putik sederhana) seperti di dalam kacang manis dan dua atau lebih karpel (putik gabungan), yang sebagian ataupun seluruhnya terhubung satu sama lain, yang misalnya seperti dalam mustard (dua karpel) dan lily (tiga karpel). Bunga mengandung putik terpisah (dan sebab itu memisahkan bangkai) yang disebut apocarp. Bila itu berisi timbre tunggal dan dua atau lebih karper yang terhubung, itu merupakan pose yang sinkron.

Perbedaan komposisi dan juga bentuk piston yang berguna dalam menentukan kondisi taksonomi. Hanya ada satu stempel, seperti di dalam bunga bakung, atau lebih banyak prangko, seperti pada buttercup. Poppy sering merupakan karakteristik keluarga ; Misalnya seperti, banyak bluebell (Campanula) mempunyai stigma khas dengan tiga jumbai keriting.

Bagian-Bagian Bunga

Berikut ini adalah ulasan tentang bagian bagian bunga yang nantinya akan membentuk menjadi bunga menjadi sempurna dan juga sangat dihargai oleh banyak orang:

  • Tangkai bunga – itu adalah sumbu berbunga pada kelanjutan cabang atau batang.
  • Tangkai bunga – Latin dikenal sebagai pedicellus dan juga mengacu pada bagian bunga yang tepat di bawah bunga dan juga merupakan satu satunya yang termuda dari cabang bunganya. Batang bunga itu sendiri mempunyai tugas untuk menghubungkan bunga ke cabangnya.
  • Bunga dasar – dikenal di dalam bahasa Latin dengan nama receptacle, yang berarti bahwa bagian atas bunga yang terpengaruh dan juga tempat di mana mahkota berada.
  • Perlindungan daun – Dalam bahasa Latinnya disebut Brachtea, sumbu daunnya yang ditutupi dengan bunga. Lembar pelindung yaitu adalah lembar terakhir.
  • Tangkai daun – Brachteola merupaka nama Latin untuk tangkai daun ini, yang berarti bahwa daunnya berada pada pangkal pedicel dengan fungsi pelindung.
  • Kelopak – kadang kadang disebut sepal bagian dari bunga yang berfungsi untuk memelihara dan juga membungkus mahkota bunga saat masih kuncup. Terkadang warna dan juga bentuk kelopak mirip dengan kelopak.
  • Mahkota bunga – Mahkota bunga sering disebut sebagai ornamen bunga. Bagian ini merupakan bagian dari bunga yang indah dan juga mempunyai berbagai warna menarik. Keindahan corolla yang mengundang kecoak dan juga serangga untuk menghentikan atau membatalkan proses penyerbukannya.
  • Benang sari – adalah alat kelamin pria yang merupakan alat untuk mereproduksi bunga yang mempunyai fungsi benang sari pada tanaman.
  • Cap – Di dalam bahasa Latin, senjata merupakan pistol, yang merupakan alat kelamin Betina.

Fungsi Mahkota Bunga

Mahkota bunga adalah bagian bunga paling indah dan juga berwarna warni. Mahkota bunga juga sering disebut ornamen bunga. Keindahan mahkota bunga memang sangat menarik bagi serangga untuk mereka berkembang dan juga mendukung proses penyerbukannya. Mahkota bunga atau nama lainnya dari mahkota bunga dengan pola yang berbeda beda menjadikannya sasaran utama serangga agar mendapatkan batang.

Jadi bagian selanjutnya yaitu adalah tagkai fluorescent atau nama ilmiah brachteola. Fungsi float yaitu seperti lembar pelindung. Posisi batang bunga terletak tepat pada pangkal batang bunga.

Fungsi Daun Pelindung (Brachtea)

Bunga pelindung (Bractea), bagian ini berbeda beda dari kelopak sebab Brachtea merupakan daun terakhir tempat bunga itu tumbuh. Kemudian bunga berkembang di ketiak daun dan juga tumbuh.

Fungsi Kepala Putik (Stigma)

Plunger (stigma) bertindak sebagai tempat menempel dan juga memasukkan serbuk sari dari kantong dan juga kemudian mentransmisikan ke ovarium yang melalui tabung serbuk sari

Fungsi Tangkai Putik (Stilus)

Pistol (tipe) digunakan mendukung kepala pistol hingga tetap di dalam posisi yang sudah ditentukan. Alu ini mempunyai rongga serbuk sari dan juga saluran serbuk sari di mana serbuk sari yang diangkut oleh kepala sari, yang kemudian dipindahkan ke nukleus (ovarium) agar cepat untuk pembuahan berikutnya.

Fungsi Bakal Buah (Ovarium)

Buah (indung telur) Yang akan bertindak sebagai situs kesuburannya di mana terjadi penggabungan gamet jantan dan juga betina, yang memungkinkan pembentukan buah.

Fungsi Bakal Biji (Ovulum)

Biji meningkatkan aktivitas (perkecambahan sebagai tempat) untuk menghasilkan biji dan juga akan menghasilkan buah matang. Ovu berupaya untuk melestarikan vegetasi tempat generasi berikutnya.

Demikian lah teman teman semuanya pembahasan kami tentang Pengertian dan Fungsi Putik Pada Bunga semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kita semua Amin.

Baca Juga Lainnya: